mobil terendam banjir
Otomotif

Segera Lakukan Ini Setelah Mobil Terendam Banjir!

Ketika musim hujan tiba, suhu panas yang biasa menjadi suatu hal yang sering dikeluhkan memang akan menghilang dan membuat udara menjadi lebih sejuk. Namun, bila curah hujan yang turun sangat tinggi, tentu hal ini akan mengkhawatirkan bagi berbagai orang yang bertempat tinggal di daerah rawan banjir. Selain menggenangi rumah, banjir juga dapat merendam mobil beserta mesinnya sehingga menjadikannya rusak. Jika Anda mengalami hal serupa, maka sangat penting bagi Anda untuk tidak langsung menyalakan mesin seusai banjir surut dan melakukan berbagai pengecekan pada berbagai komponen seperti oli diesel yang berada di dalam mesin. Nah, berikut ini adalah berbagai hal yang penting untuk dilakukan setelah mobil terendam banjir.

  • Periksa seluruh bagian mobil

Seusai banjir surut, usahakanlah untuk mengecek mobil berbagai aspek mobil secara menyeluruh. Periksalah apabila ada bagian yang hilang atau rusak, mulai dari kondisi ruang mesin, permukaan, ban dan aksesoris. Jangan sampai Anda melewatkan sedikit pun bagian di mobil, karena hal ini bisa saja menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan, terutama pada bagian mesin.

  • Cek bagian dalam

Jia banjir yang dialami cenderung tinggi atau bahkan sempat merendam seluruh tubuh mobil hingga atap, maka Anda sangat wajib untuk memeriksa bagian dalam mobil yang telah terkena rendaman air banjir. Anda diperlukan untuk melepas semua jok, sabuk pengaman dan juga karpet agar lebih mudah untuk mengeringkan sisa-sisa banjir yang terdapat di dalam mobil.

  • Jangan menyalakan mesin

Perlu diingat bahwa mobil yang baru saja terkena rendaman banjir sangat tidak dibolehkan untuk dinyalakan mesinnya. Jika Anda melakukannya, maka sudah dipastikan mobil akan rusak bahkan dapat membahayakan Anda yang berada di dekatnya. Mobil yang komponen di dalam mesinnya masih basah dan dipaksa menyala secara langsung dapat menyebabkan kerusakan arus pendek atau korslet.

  • Cek bagian ECU

ECU atau yang diketahui sebagai Electronic Control Unit merupakan otak dari sebuah mobil. Jika mobil terkena rendaman banjir, maka bagian ECU ini sangat penting untuk diperiksa pertama kali. Jika ECU basah dan kotor dengan lumpur, maka panggilan mobil derek untuk membawanya ke bengkel. Sekedar membersihkannya memang sah-sah saja, namun jangan sampai di-starter karena ECU dapat terbakar.

 

  • Cek bagian alternator

Bagian selanjutnya yang tidak kalah penting untuk dicek setelah mobil terendam banjir adalah alternator. Alternator yang berada di bawah ini memudahkannya untuk terkena dengan air. Jika ingin melepaskan alternator sendiri, maka lebih baik untuk dikeringkan terlebih dahulu dengan menggunakan angina yang bertekanan tinggi untuk meniup sisa air.

  • Cek saluran udara dan filter

Jika mobil benar-benar terendam dengan sempurna, maka bagian ruang mesin sudah pasti akan basah dan terkena kotoran dari banjir. Maka dari itu, jangan lupa untuk memeriksa bagian filter udara dan bersihkan bagian filter dengan air. tidak hanya itu, bagian saluran udara yang masuk ke intake manifold juga harus diperiksa dengan teliti. Hal ini dikarenakan bila ruang air yang berada di bagian tersebut terisap ke dalam ruang bakar, kerusakan di bagian mesin sudah pasti akan terjadi.

Setelah mobil terendam banjir, Anda juga mungkin harus mempersiapkan diri untuk melakukan berbagai perbaikan mesin maupun komponen pendukung lainnya. Salah satunya yaitu melakukan pengecekan spooring balancing mobil Anda karena mungkin ada perubahan akibat tekanan air, khususnya jika banjir di rumah Anda cukup parah. Namun pastikan untuk memastikan komponen mesin telah beres sebelum melakukannya karena jika tidak, maka ini bisa menjadi penyebab mobil tetap tidak nyaman meskipun sudah di-spooring.

Nah, demikianlah sederet hal-hal yang perlu untuk dilakukan jika mobil terendam oleh banjir. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.