asuransi jiwa keluarga
Asuransi

Pentingnya Menginformasikan Polis pada Keluarga

Selain dari akibat telat membayar polis asuransi, kerugian yang dialami nasabah asuransi juga bisa terjadi akibat tidak membaca polis dengan seksama. Alhasil, di tengah jalan nasabah merasa dirugikan karena manfaat yang diterima tidak sesuai dengan yang diharapkan. Padahal, membaca dan memahami polis dengan baik itu wajib dilakukan semua nasabah. Bahkan, bukan hanya diri sendiri, polis asuransi juga wajib dijelaskan pada keluarga terdekat, baik itu Asuransi Rawat Jalan Individu, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, dan lain-lain. Mengapa keluarga perlu tahu tentang asuransi yang Anda miliki? Coba simak baik-baik alasannya di bawah ini.

Fungsi dan peran polis asuransi

  • Sebelum mengetahui alasan mengapa wajib menginformasikan polis asuransi pada keluarga, sebaiknya kita pahami dulu bagaimana fungsi dan pentingnya polis asuransi.
  • Polis asuransi bukan hanya sekadar dokumen yang bisa diabaikan. Polis asuransi merupakan tanda terima atau bukti yang sah atas premi yang dibayar oleh pihak tertanggung.
  • Polis asuransi merupakan bukti tertulis yang menyatakan kewajiban perusahaan asuransi untuk membayar ganti rugi atau tanggungan pada pihak tertanggung jika terjadi kerugian akibat hal-hal yang ditulis dalam polis asuransi.
  • Dengan polis asuransi, perusahaan asuransi berhak menolak klaim jika tuntutan tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang ada di polis.
  • Sebaliknya, polis asuransi juga dapat dijadikan bukti untuk menuntut pihak perusahaan asuransi jika terjadi kelalaian dalam memenuhi jaminan sesuai dengan perjanjian yang tertera pada polis.

Dengan penjelasan di atas, kini Anda tentu sudah sangat mengerti betapa pentingnya polis asuransi, bukan? Lantas, apa hubungan antara polis asuransi dengan keluarga?

Alasan pentingnya menginformasikan polis asuransi pada keluarga

Jawabannya cukup simpel, jika terjadi sesuatu kecelakaan atau hal-hal yang membuat Anda kesulitan untuk melakukan klaim asuransi, maka keluargalah yang akan menjadi penyelamat utama. Sebagai misal, penerima polis mengalami kecelakaan. Maka pihak keluargalah yang akan mengurus administrasi dan pembayaran tagihan rumah sakit. Apalagi pada asuransi jiwa. Ahli waris harus benar-benar mengerti polis asuransi jiwa yang dimiliki oleh pemegang polis. Tanpa informasi yang cukup tentang polis asuransi yang dimiliki, keluarga mungkin akan kebingungan dan bisa saja berujung pada masalah yang akan menghambat proses klaim. Skenario terburuk, akhirnya fungsi dan peran polis asuransi dapat menyimpang akibat minimnya informasi tentang polis asuransi tersebut. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menjelaskan isi, syarat, dan ketentuan polis asuransi pada keluarga Anda. (Rima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *