jenis motif kotak kain
Fashion

Mengenal Jenis Motif Kotak Kain

Berbagai model baju menggunakan bahan bermotif kotak – kotak kini sedang marak digunakan, terutama dengan style baju casual wanita. Pada umumnya trend ini mulai merebak karena beberapa idol asal Korea Selatan yang terlihat sering menggunakan pakaian dengan motif tersebut. Motif kotak – kotak sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, berikut adalah jenis – jenis motif kotak – kotak yang umum digunakan.

  • Plaid

Motif plaid terbentuk dari beberapa garis yang menumpuk dan membentuk motif kotak dengan ukuran random meski masih simetris. Pada umumnya, motif plaid ini terdiri dari dua atau lebih warna. Motif plaid sering ditemukan pada kemeja pria maupun wanita, serta sering digunakan juga untuk motif bahan rok rampel.

  • Tartan

Motif tartan berasal dari Skotlandia dan contoh penggunaan paling mudah dari motif tersebut dapat anda temukan pada Kilt atau pakaian tradisional asal Skotlandia yang merupakan bawahan pria yang menyerupai rok. Motif tartan ini sendiri sering tertukar dengan motif plaid. Perbedaannya terletak pada pemilihan warna, dimana pada umumnya motif Tartan hanya didominasi oleh dua warna saja.

  • Madras

Motif Madras merupakan motif kotak – kotak yang berasal dari India Timur. Motif ini terbentuk dari garis – garis dengan warna yang beragam dan saling melintas satu sama lain sehingga membentuk ilusi kotak – kotak yang tidak merata. Pada umumnya digunakan sebagai bahan kemeja yang digunakan untuk kegiatan sehari – hari warga India Timur.

  • Glen

Motif kotak – kotak dengan nama Glen ini juga berasal dari Skotlandia dan diambil dari nama sebuah lembah yakni Glenurquhart. Motif Glen ini memiliki pola garis yang terputus – putus serta saling menumpuk dan pada umumnya memiliki warna yang tergolong kalem. Selain disebut motif Glen, motif ini juga sering dikenal sebagai motif Prince of Wales.

  • Graph

Motif kotak – kotak dengan sebutan Graph ini mendapatkan nama demikian karena motif nya mirip dengan kertas grafi atau kertas milimeter. Pada umumnya kotak – kotak yang terbentuk pada motif ini memiliki ukuran yang kecil dan sama serta tidak random. Motif kotak – kotak dengan ukuran kecil ini membuat kain dengan motif Graph terlihat lebih padat dibandingkan dengan motif Window Pane.

  • Argyle

Motif Argyle terbentuk dari pertumpang tindihan bentuk jajar genjang atau diamond dan lozenger yang memberikan efek tiga dimensi. Pada umumnya motif kotak – kotak ini bisa anda temukan di berbagai pakaian dengan gaya vintage dalam bentuk kaos kaki, sweater maupun jumper.

Jadi motif kotak – kotak manakah yang paling menarik perhatian anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *