Tradisi Pasar Malam Ramadhan di Makassar

Kalau Anda berniat berlibur atau menginap di hotel di Makassar pada bulan Ramadhan, maka Anda tidak boleh melewatkan salah satu tradisi unik bulan Ramadhan di kota ini. Setiap daerah pastinya memiliki tradisi tersendiri yang unik dan mungkin tidak akan ditemukan di tempat lain, begitu juga dengan kota Makassar. Pada bulan suci Ramadhan warga Makassar biasanya mengunjungi pasar malam yang hanya ada di bulan Ramadhan saja. Pasar malam ini biasa disebut dengan Pasar Ramadhan Al-Markaz, karena memang biasa digelar di halaman masjid Al-Markaz, yang merupakan masjid terbesar di Sulawesi Selatan.

Setiap malam, sebelum dan sesudah shalat tarawih, warga Makassar menyerbu kios-kios yang ada di pasar malam yang terdapat di halaman masjid Al–Markaz. Pasar malam ini menjual berbagai macam barang, mulai dari kebutuhan ibadah seperti peci dan mukena, baju muslim, mainan anak, hingga obat-obatan herbal. Harga barang-barang yang dijual di pasar ini pun menurut warga lebih murah dibandingkan dengan harga di toko atau pasar tradisional lain. Karenanya, tidak heran pasar ini ramai dikunjungi oleh jamaah Masjid Al-Markaz yang ingin mencari kebutuhan Ramadhan serta kebutuhan lainnya.

Pengunjung pasar pun tidak hanya  terdiri dari para jamaah yang melaksanakan shalat tarawih di Masjid Al-Markaz, namun juga pengunjung yang datang dari daerah sekitar Makassar, seperti Gowa, Takalar, Maros, dan Pangkep yang sengaja ingin berbelanja atau sekedar ingin berjalan-jalan. Selain malam hari, pasar juga tetap buka pada siang hari, namun kios yang buka pada siang hari tidak sebanyak ketika malam.pasar malam ramadhanTidak diketahui secara pasti sejak kapan tradisi pasar malam ramadhan di Makassar ini berlangsung, yang pasti setiap menjelang bulan Ramadhan panitia masjid Al-Markaz mulai menyiapkan stand-stand yang akan digunakan para pedagang untuk menjajakan jualannya. Pedagang yang menjajakan dagangannya di pasar ini biasanya pada pagi hari berjalan di pasar lain, dan pada malam hari membuka dagangannya di Pasar Al-Markaz. Rata-rata para pedagang di pasar ini bisa mendapatkan keuntungan hingga jutaan rupiah setiap malamnya. Tidak heran, stand pedagangan pasar malam kaget ini tidak hanya memenuhi halaman masjid namun hingga di pinggir-pinggir jalan sekitar masjid.

Suasana yang ramai di masjid ini membuat keunikan tersendiri yang sayang untuk dilewatkan bila Anda berlibur ke Makassar saat bulan Ramadhan. Selain berkesempatan menjalankan ibadaha Tarawih di masjid terbesar di Sulawesi Selatan, Anda juga bisa berbelanja dengan harga murah atau sekedar menikmati keriuhan pasar.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Makassar saat bulan Ramadhan, sangat disarankan untuk memesan tiket pesawat dan hotel di Makassar secepat mungkin sebelum kehabisan tempat. (raw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *