Tips Memasang Pipa Air Panas Untuk Hasil Terbaik

mesin pemanas air

image source: geappliances

Tahukan kamu bahwa harga pipa PVC yang murah dan daya tahan lamanya membuat banyak orang yang menggunakan pipa PVC sebagai pengganti kayu dalam pembuatan jemuran baju, rak tv dan lainnya. Bahkan pipa PVC ini digunakan juga sebagai pipa air panas, meskipun untuk yang bersuhu tidak terlalu tinggi. Sementara untuk air dengan suhu tinggi Anda bisa menggunakan pipa khusus seperti pipa CPVC. Bagi Anda yang akhirnya memutuskan untuk menggunakan pipa CPVC sebagai pipa air panas dalam proses instalasi pemanas air untuk rumah, berikut ini beberapa tips untuk memastikan pemasangan pemanas air dengan tepat dan bisa mendapatkan hasil terbaik berdasarkan artikel di Kompas:

  • Tentukan Posisi Keran Air Panas. Cara menentukannya harus disesuaikan dengan kebutuhan. Kebutuhan? Yap, dimana aja Anda membutuhkan air panas contohnya kamar mandi, dapur dan tempat menyuci. Jika sudah mengetahui di mana posisi keran air panas akan dibuat, Anda bisa lebih mudah menghitung kebutuhan pipa untuk instalasi air panas dan tentu menentukan jalur instalasinya. Agar lebih murah, caranya adalah menentukan jalur terpendek dari mesin pemanas air ke titik-titik keran. Ingat, buat perencanaan terlebih dahulu sebelum eksekusi. Jalur instalasi yang pendek akan mempermudah Anda melakukan perbaikan. Sebab cara perbaikannya tidak semudah perbaikan talang air yang berada di area luar.
  • Memilih Material Pipa Instalasi. Ingatlah bawah pipa yang telah dipasang akan dialiri air panas. Air panas dapat merusak beberapa jenis material. Untuk itu, Anda perlu menggunakan pipa yang memang sudah dirancang khusus untuk air panas. Jika Anda tidak bisa menemukan pipa CPVC yang khusus untuk air panas, Anda bisa memilih pipa tembaga yang memang tanah lama walaupun dialiri air panas. Selain tembaga, masih ada kok bahan pipa lainnya seperti besi. Walaupun begi tetap lebih disarankan pipa CPVC dan pipa tembaga dibandingkan besi karena pipa dengan bahan besoo rentan bocor dan berkarat.
  • Gunakan Pipa Fleksibel. Untuk menghubungkan mesin pemanas air dengan instalasi pipa dengan menggunakan pipa fleksibel agar lebih mudah dan praktis. Dan sebaiknya memasang stop keran di antara pipa fleksibel agar mudah.
  • Lakukan Pengecekan Secara Rutin. Untuk memastikan pemanas air dan pipa dapat bekerja dengan baik lakukanlah pengecekan secara rutin. Ingat mesin dan pipa ada saatnya rusak sehingga untuk jaga-jaga, lebih baik Anda melakukan pengecekan rutin. Jika ada ada retak atau kerusakan sedikit saja, Anda bisa langsung menggantinya.

Semoga Artikel ini Membantu -hm-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *