Terserang Google Penguin? Buat Baru atau Tetap Bertahan?

Google PenguinDalam dunia Search Engine Optimization (SEO), istilah Google Penguin sudah menjadi pengetahuan umum. Google Penguin adalah salah satu algoritma Google yang dibuat untuk memastikan sebuah website memiliki backlink berkualitas. Nah, ada kalanya kita tidak tahu situs yang memberikan link pada situs kita itu berkualitas atau tidak. Bahkan kadang-kadang kita tidak sadar sama sekali ketika Google Penguin telah datang dan memberikan penalti.

Seorang SEO yang baik haruslah mau terus mengikuti perkembangan Google dan tahu apakah situs klien atau miliknya sendiri sedang mengalami masalah karena Google Penguin. Bagi yang belum tahu caranya mengenali situs yang diserang Google Penguin, berikut beberapa tips dari Marie Haynes yang diposting di situs SearchEngineWatch:

1. Hal pertama yang diperlukan adalah Google Analytics. Ingat, Google Analytics itu alat Gratis dari Google untuk mengenali prilaku pengunjung sebuah situs. Dan alat ini dapat memperlihatkan traffic dari organic search seperti Google, Yahoo dan Bing.

ciri-ciri situs yang terkena penalti Google Penguin adlaah

  • Pada umumnya traffic terutama dari organic search akan jatuh drastis.
  • Posisi kata kunci situs pada halaman mesin pencarian pun mengalami penurunan padahal situs sudah Google friendly.

Ketika kita menganalisa dan menemukan bahwa traffic dari organic search serta posisi kata kunci turun menandakan kemungkinan besar situs kita sudah kena penalti dari Google Penguin. Setelah tahu, pertanyaan berikutnya adalah perlukan kita membuat situs baru atau tetap mempertahankan situs yang terkena penalti?

2. Gimana menurut sobat? Kalau menurut beberapa bahan bacaan SEO, jawabannya tidak perlu membuat situs baru. Kita tetap bisa mempertahan situs yang terkena penalti dengan catatan, kita mau untuk memperbaiki backlink yang dianggap Google tidak berkualitas. Untuk melaksanakannya, diperlukan bantuan Google Webmaster.

Google Webmaster sama seperti Google Analytics, alat gratis dari Google yang bisa digunakan oleh siapa saja. Dengan Google Webmaster, kita bisa tahu website apa saja yang memberikan backlink. Dan dari sini juga kita bisa menggunakan tool disallow untuk menghapuskan link yang tidak berkualitas sebagai pencegahan.

Jika sudah terkena penalti dan situs sudah memiliki Google Webmaster, jangan khawatir jika tidak tahu link mana saja yang tidak berkulitas. Dalam kurung waktu 2-5 bulan, posisi situs kita memang akan turun karena Google sedang menghapus link yang tidak berkualitas dari situs kita. Setelah proses pembersihan dilakukan, situs kita secara perlahan akan kembali naik. Dan untuk meminimalisir waktunya, bisa dilakukan proses SEO white hat untuk membuat backlink yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *