Tahap Perkembangan Penyakit Kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat. Ketika seorang dokter Spesialis Kanker mendiagnosa seseorang mengidap penyakit ini, banyak orang yang langsung merasa harapan hidupnya hanya sedikit. Meskipun begitu, banyak juga penderita kanker yang tetap semangat dan berusaha untuk sembuh dengan berbagai cara (secara medis dan alternatif) untuk dapat sembuh dari penyakit ini. Banyak yang gagal dan tidak dapat terobati, namun banyak juga pasien kanker yang berhasil untuk sembuh.

kankerPada dasarnya, setiap manusia memiliki kemungkinan yang sama untuk dapat terkena penyakit ini. Apalagi, dengan pola hidup tidak sehat serta peningkatan polusi yang terjadi belakangan ini, membuat kemungkinan seseorang terkena penyakit ini semakin besar. Kondisi ini lah yang menjadi faktor dan hal yang mempengaruhi kesembuhan penyakit kanker. Jadi selama pola hidup tidak sehat terus menerus dilakukan, maka ini akan menghambat proses penyembuhannya.

Sel kanker sendiri, sebenarnya berasal dari sel normal pada tubuh kita yang mengalami transformasi cukup rumit. Transformasi yang terjadi pada sel ini biasa di sebut sebagai tahap inisiasi pada perkembangan penyakit kanker. Pada tahap ini, terjadi perubahan pada genetik selĀ  (pada DNA atau pada kromosom). Perubahan genetik ini, bisa terjadi secara spontan maupun karena dipicu oleh hal yang menyebabkan sel kanker ini (karsinogen).

Ada beberapa contoh karsinogen, misalnya beberapa jenis zat kimia, radiasi, virus, paparan sinar matahari dan beberapa hal lainnya. Pada beberapa orang, karsinogen ini tidak merubah genetik sel (tidak menyebabkan seseorang terkena penyakit kanker). Namun, pada seseorang yang memiliki cacat genetik, atau luka yang terinfeksi maka perubahan sel menjadi sel kanker menjadi lebih rentan terjadi.

Pada tahap kedua perkembangan kanker, biasa di sebut tahap promosi. Senyawa yang menyebabkan promosi ini disebut promotor, antara lain seperti obat-obatan tertentu. Berbeda dengan karsinogen, promotor ini tidak langsung menyebabkan kanker. Promotor ini akan membuat sel yang telah melalui tahap inisiasi dan bersifat kanker. Pada sel sehat (sel yang tidak mengalami inisiasi), promotor ini tidak memberikan efek apapun. Karena itulah, pada tahap ini dibutuhkan sel yang bersifat rentan dan karsinogen untuk dapat memicu terjadinya kanker.

Sementara, pada karsinogen tidak membutuhkan adanya promotor untuk dapat memicu terjadinya penyakit ini. Kanker dapat tumbuh dan merambat pada jaringan tubuh yang lain (metastasis). Penyebaran sel kanker ini dapat melalui sistem limfatik maupun aliran darah. Kanker yang sudah mencapai stadium akhir, biasanya sudah menyebar ke berbagai organ tubuh. Karena itulah, saat mencapai stadium akhir kanker sulit disembuhkan. (Yv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *