Siasat Atasi Bulldozer Ambles Saat Banjir

Alat berat selain digunakan untuk membantu pengerjaan konstruksi bangunan dan konstruksi jalan juga dipergunakan untuk membantu proses evakuasi ketika terjadi bencana. Ketika banjir, misalnya. Alat berat dengan kinerja yang prima plus suku cadang alat berat pun dipersiapkan untuk menyelesaikan semua kemungkinan yang ada.

Memang, ketika memasuki musim hujan, sudah menjadi rahasia umum bahwa akan ada banyak sekali wilayah yang berisiko terendam banjir, terutama daerah yang berada di pesisir sungai atau pun danau. Untuk itu, tidak mengherankan jika pemerintah setempat kemudian menyiapkan beberapa jenis alat berat seperti excavator atau bulldozer untuk membantu meminimalisir kemungkinan terjadi banjir di wilayah tersebut. Seperti membersihkan sampah-sampah di sungai atau bahkan mengeruk lumpur yang ada dan menghambat pergerakan air.

bulldozer banjirKetika lumpur sudah semakin meninggi, bulldozer biasanya akan ‘turun tangan’ dan menyelesaikan permasalahannya. Namun demikian, semakin tebal lumpurnya maka akan semakin berisiko juga bahwa bulldozer ini akan terjebak di dalam lumpur sehingga tidak bisa maju ataupun mundur ketika beroperasi di dalam lumpur. Untuk itu, bagi operator yang hendak mengoperasikan bulldozer ini, patutlah memahami apa saja yang harus diperhatikan saat mengemudikan bulldozer di dalam lumpur. Berikut ini siasat untuk atasi bulldozer ambles saat banjir:

  • Sesuaikan beban yang akan didorong. Saat beroperasi di dalam lumpur dan hendak mendorong material di dalamnya, jangan pernah berusaha mengumpulkan beban yang lebih berat dari yang seharusnya. Mendorong beban melebihi kapasitas yang bisa dipenuhi oleh bulldozer milik Anda justru akan membuat alat berat yang dikendarai semakin tenggelam dalam lumpur dan tidak bisa dikendalikan.
  • Ketika hendak berbelok, mulailah dengan perlahan. Bermanuver dengan tiba-tiba dan dalam sudut yang tajam akan membuat permukaan yang menjadi tumpuan akan menjadi gembur dan membuat alat berat tertekan ke dalam. Jika memungkinkan, usahakan untuk tidak berbelok melebihi sudut 90 derajat.
  • Jangan berada di satu tempat dalam waktu yang lama. Ketika berusaha mendorong lumpur-lumpur yang ada di wilayah sungai, usahakan untuk tidak berhenti di satu titik dalam waktu yang lama. Semakin lama Anda berhenti, maka akan semakin dalam pula alat berat Anda akan ‘tenggelam’ di dalam lautan lumpur. Hal ini berlaku pula pada proses pengerjaan pemindahan lumpur. Jangan pernah mengendarai bulldozer Anda di tempat yang sama selama berulang-ulang.

Selain tips di atas, Anda juga bisa mengantisipasi amblesnya bulldozer ke dalam lumpur dengan menyediakan balok kayu yang bisa dijadikan pijakan ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga tips ini bisa membantu! (Tr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *