Sejarah Indutsri Film Bollywood

Kalau kita perhatikan industri film dan sinetron Indonesia saat ini “dikuasai” oleh keturunan India, sebut saja nama Manoj Punjabi, seorang produser film, sinetron sekaligus pendiri Rumah Produksi terbesar di Indonesia, MD Entertainment. Ada juga Raam Punjabi dengan rumah produksinya Multivision Plus dan Raam Soraya yang memiliki rumah Produksi Soraya Intercine Film.  Keberhasilan mereka di industri perilman ini mungkin tidak terlepas dari pengaruh industri perfilman India atau Bollywood.

Sejarah Bollywood

Seperti kita tahu, industri film Bollywood merupakan satu-satunya industri film yang bisa mengalahkan industri film Hollywood atau film barat. Nama Bollywood pun merupakan perpaduan dari kata Bombay (nama lain kota Mumbai) dan Hollywood.

Film Pertama Bollywood

Film pertama India dibuat pada tahun 1913 oleh Dhundiraj Govind Phalke berjudul Raja Harishchandra, yang masih berupa film bisu. Dari situ, Industri film India dapat memproduksi lebih dari 200 judul film per tahun pada tahun 1930-an. Jumlah ini tentu sangat besar dibandingkan dengan jumlah film lokal yang diproduksi Industri perfilman Indonesia pada saat ini.

Film Bersuara Pertama Bollywood

Film  bersuara pertama India diproduksi pada tahun 1931 berjudul Alam Ara, karya sutradara Ardeshir Irani. Lewat film inilah musik dan adegan tarian menjadi elemen wajib dalam setiap film India hingga saat ini. Setelah itu, Ardeshir Irani kembali membuat gebrakan dengan membuat film India berwarna pertama berjudul Kisan Kanya. Meski begitu, film berwarna sendiri belum  begitu populer di India hingga akhir tahun 1950-an.

Sekitara tahun 1970-an, India berhasil mengambil alih posisi Amerika Serikat (Hollywood), sebagai negara industri film terbesar di dunia. Sejak saat itu pun, nama Bollywood mulai resmi dan populer dikenal dan digunakan. Hingga saat ini, industri film India dapat menghasilkan sekitar 800-1000 film per tahunnya, bahkan pada tahun 2013, India mampu memproduksi sekitar 1.200 film selama setahun.

Penghargaan Film Bollywood dari Luar

film bollywoodSelama 100 tahun berkiprah, Bollywood mencatat prestasi yang membanggakan, misalnya saja film berjudul Mother India yang disutradarai oleh Mehboob Khan pada tahun 1957 berhasil masuk ke dalam nominasi Oscar dalam kategori “Film Berbahasa Asing Terbaik”. Kemudian pada tahun 1992 salah seorang sutradara handal India, Satyajit Ray, meraih penghargaan Oscar untuk Lifetime Achievement Award. Hingga pada tahun 2009, Komponis dan penyanyi A.R. Rahman berhasil menyabet dua Oscar dan sebuah Golden Globe untuk musik untuk lagunya Jai Ho (You are My Destiny) dalam film Slumdog Milionaire.

Semoga saja, industri perfilman Indonesia bisa menyusul jejak film India ini, ya. Sampai di sini dulu informasi sejarah industri film Bollywood (raw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *