Sejarah Gitar Akustik

Gitar Akustik di dalam Bahasa Inggris disebuta dengan nama “Acoustic Guitar”. Akhiran “Tar” dari Guitar merupakan kata yang diambil dari Bahasa kuno Sanskrit / Sansekerta. “Tar” dalam Bahasa Sanserkerta adalah senar. Bisa dibilang banyak instrument senar yang ada di Asia Tengah sampai saat ini dengan bentuk yang hampir tidak berubah walaupun sudah beribu – ribu tahun berlalu. Dan kebanyakan dari peralatan musik senar tersebut memiliki akhiran “Tar”. Contoh peralatan musik dengan akhiran “Tar” adalah

  • Dotar
  • Sitar
  • Chartar

Untuk mengenal lebih dalam mengenai sebuah gitar akustik, ada baiknya kita membaca sedikit sejarah Gitar Akustik.

Sejarah Singkat Gitar Akustik

Gitar bisa dibilang memiliki asal usul dari negara timur yang kuno. Berdasarkan plak tanah liat yang berhasil digali dari Babilonia. Diketahui umur plak tanah liat ini adalah 1850 SM. Pada plak tersebut terdapat gambar yang menunjukan sebuah alat must yang mirip dengan gitar pada plak tanah liat yang ditemukan ini. Walaupun bagian tubuh dan lehernya agak berbeda.

Munculnya Gitar Senar 4, 5 dan 6

Salah satu gitar yang terkenal saat itu adalah Guitarra Latina yang memiliki sisi melengkung. Diperkirakan gitar jenis ini berasal dari daerah yang terletak di Eropa. Selain Guitarra Latina, masih ada Guitarra Morisca yang dibawa ke Spayol oleh Moor. Pada abad ke-15, gitar dengan 4 senar ganda mirip dengan kecapi menjadi populer. Kemudian pada abad ke lima, satu senar ganda lagi ditambahkan membuatnya menjadi gitar dengan 5 senar ganda.

Pada abad ke-17, Italia menjadi negara pusat dunia gitar dan Sekolah khusus pembuatan gitar Spanyol mulai berkembang pada akhir abada ke-18. Perkembangnya ini dimulai setelah adanya penambahan senar ke-6 sehingga muncullah gitar dengan 6 senar. Makin banyak orang yang mulai menggunakan gitar dengan 6 senar daripada gitar dengan 4 serta 5 senar. Ini dikarenakan 6 senar memberikan warna nada yang lebih beragam.

Perubahan Bentuk Gitar Akustik

gitar akustikPada abad ke-19 dimana komunikasi dan transportasi berkembang dengan pesat sehingga memungkinkan para pemain gitar untuk melakukan perjalanan ke berbagai kota, negara dan benua. Dengan cara ini, gitar semakin terkenal secara luas oleh masyarakat dari berbagai belahan dunia.

Pada abad ini, gitar semakin populer di Spayol dan Antonio de torres mengubah bentuk gitar Spanyol ke bentuk yang lebih modern. Lekukan tubuh gitar diperbesar, luas tubuh gitar makin lebar, semakin tipis, peningkatkan internal bracing, 6 senar ganda diganti menjadi 6 senar tunggal, tala kayu pasak diganti dengan mesin manual yang memudahkan proses pengencangan senar.

Bila kredit awal pengembangan gitar akustik diberikan ke pada Eripa maka gitar akustik dengan senar baja merupakan perkembangan yang dilahirkan Amerika. Pada awal abada ke-20, sejumlah imigran dari Eropa memasuki Amerika dan diantara mereka ada beberapa orang yang sangat terampil dalam pembuatan gitar dengan senar baja.

Gitar yang berevolusi di Amerika adalah gitar Flat-Top dan Arch-Top. Martin dan Gibson lah yang memberikan banyak pengaruh dalam pembuatan gitar di Amerika.  Saat ini, orang –orang hanya mengenal gitar akustik modern yang memiliki 6 senar dan yang kini banyak dijual Toko Alat Musik. Sampai jumpa di artikel informasi gitar akustik lainnya. -hm-

2 comments for “Sejarah Gitar Akustik

  1. Mei 17, 2014 at 12:19 am

    Sejarah Gitar memang sangat menarik untuk diperbincangkan, karena asal uslnya masih kontroversi

  2. Desember 22, 2015 at 4:35 pm

    Aku seneng bermain gitar, dan ingin sekali naik panggung walaupun pagung kecil, dan aku lahir di tahun 93 jadi begitu aku sudah besar gitar sudah ada, padahal sejarah gitar ini begitu panjang, dan saya yakin masih banyak yang tidak tahu tentang asal muasal gitar. Makasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *