Pinjaman Tanpa Jaminan, Untung atau Rugi?

 

uang tunai
source: google

Pinjam uang sebagai sumber dana saat keuangan sedang sulit merupakan hal yang banyak dipilih oleh masyarakat saat ini. Jika jumlahnya tidak terlalu besar, mengajukan pinjaman pada teman atau keluarga biasanya menjadi pilihan. Namun, jika jumlahnya cukup besar, mengajukan pada lembaga keuangan adalah pilihan yang tepat. Apalagi, saat ini hampir lembaga keuangan bank memiliki produk pinjaman tanpa jaminan atau yang dikenal juga dengan KTA (Kredit Tanpa Agunan).

Mendengar nama produknya, mungkin Anda akan langsung berpikir bahwa kredit ini menguntungkan karena tidak menggunakan jaminan. Padahal, setiap jenis kredit, seperti KTA, selalu ada kekurangan dan kelebihannya. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai pinjaman ini, yaitu:

  • KTA tidak benar-benar tanpa jaminan. Bank akan meminta data berupa fotokopi kartu kredit Anda sebagai bahan pertimbangan. Data transaksi dan pembayaran kartu kredit inilah yang akan digunakan sebagai pertimbangan bank, apakah aman atau tidak menerima pengajuan pinjaman Anda.
  • Tidak punya kartu kredit? Tidak perlu khawatir, Anda masih tetap bisa mengajukan KTA. Caranya, ajukan KTA di bank yang digunakan sebagai payroll Anda. Sebab, ada beberapa bank yang mengijinkan nasabah payrollnya untuk mengajukan KTA dengan jumlah tertentu. Bahkan, terkadang pihak bank sendiri yang menawarkannya. Mengenai jumlahnya, akan bergantung pada penghasilan dan transaksi Anda di bank tersebut.
  • Proses pengajuan dengan pencairan dana bisa berlangsung cepat, selama dokumen sudah Anda penuhi dengan baik.
  • Bersiaplah membayar bunga yang cukup tinggi, karena bunga KTA lebih tinggi jika dibandingkan dengan pinjaman dengan jaminan. Oleh sebab itu, sebelum Anda mengajukan KTA, lakukan perhitungan atas keuangan Anda dengan baik terlebih dahulu, untuk memastika Anda memiliki kemampuan bayar.
  • Jangka waktu pinjaman umumnya pendek, hanya sekitar 1 hingga 2 tahun. Itulah alasannya, KTA lebih tepat digunakan untuk pembiayaan jangka pendek. Selain itu, dengan jangka waktu pembayaran yang pendek dan bunga yang tinggi, artinya Anda harus menyiapkan dana yang sedikit per bulannya untuk melunasi cicilan.
  • Penagihan atas kredit macet tergolong cukup ketat. Bahkan, jika Anda tidak bisa melunasi atau membayar cicilan kredit, maka kreditur akan membawa masalah tersebut ke kasus hukum. Dan secara otomatis, Anda akan masuk ke daftar hitam Bank Indonesia. Hal ini, akan membuat Anda mengalami kesulitan jika ingin mengajukan pinjaman lagi.

Setelah Anda mengetahui beberapa hal di atas mengenai KTA, semoga Anda lebih bijak lagi sebelum mengajukan kredit ini untuk memenuhi kebutuhan finansial Anda. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *