Perawatan Solar Water Heater Indonesia

Ada banyak alasan mengapa menggunakan solar water heater Indonesia lebih baik dibandingkan menggunakan pemanas air jenis lainnya. Ini karena Indonesia merupakan negara tropis yang mendapatkan banyak sinar matahari setiap tahunnya.  Sehingga biayanya pun bisa lebih hemat. Sementara untuk perawatan, tidaklah sesulit yang dibayangkan, asal rajin melakukan pengecekan secara berkala. Ini dilakukan agar solar water heater bisa awet untuk jangka waktu yang lama.

Berikut ini beberapa bagian solar water sistem yang perlu diperiksa ketika melakukan pengecekan secala berkala, di antaranya:

Bayangan yang menutupi bagian panel kolektor

solar water heaterPeriksa apakah ada bayangan yang menutupi bagian dari panel kolektor pada siang hari, misalnya pada pagi, tengah hari, atau menjelang sore hari. Pepohonan yang tumbuh atau gedung baru yang berada di sekitar rumah atau komplek perumahan Anda bisa saja membuat bayangan pada panel kolektor ini yang tadinya belum pada ketika dipasang. Bayangan dari objek lain ini bisa mempengaruhi kinerja dari panel kolektor atau pengumpul sinar matahari ini.

Panel kolektor yang kotor

Debu dan kotoran pada panel kolektor bisa membuat kinerja pemanas air menjadi buruk. Karenanya, pembersihan secara berkala perlu dilakukan terutama pada daerah dengan kondisi cuaca yang kering dan berdebu.

Lapisan dan segel pada panel kolektor

Periksa apakah ada retakan pada lapisan panel kolektor serta cek apakah segel masih dalam kondisi yang bagus. Lapisan dari plastik pada panel kolektor ini mungkin akan butuh diganti apabila berganti warna menjadi kuning.

Saluran pipa, sambungan, dan kabel

Periksa apakah ada kebocoran pada saluran pipa, serta pastikan sambungan masih tersegel dengan baik. Jangan lupa pastikan seluruh kabel koneksi harus dalam keadaan baik dan tidak longgar.

Pipa, sambungan dan kabel pada isolasi panas

Isolasi panas yang berada di sekeliling tangki berguna untuk mencegah air panas keluar melalui dinding tangki. Pastikanlah pipa dan sambungan pada isolasi panas ini dalam keadaan yang baik.

Mur dan baut

Cek dan pastikan semua mur dan baut pada panel kolektor terpasang dengan baik dan tidak longgar.

Katup/preasure valve pada panel kolektor

Pastikan katup tersebut tidak tersangkut dalam keadaan tertutup atau terbuka.

Dampers pada sistem pemanas air

Bila memungkinkan pastikan bagian ini dapat tertutup dan terbuka dengan benar.

Pompa dan kipas

Pastikan pompa dan kipas atau blower bekerja dengan sempurna. Cobalah dengarkan apakah terdapat suara yang menandakan kedua komponen ini bekerja pada pagi hari ketika matahari mulai bersinar. Bila tidak terdengar suaranya, maka bisa saja menandakan bahwa salah satu dari dua komponen ini mengalami kerusakan.

Tangki penyimpan air

Periksa apakah terdapat kerusakan seperti retak, bocor, karat, serta kerusakan lainnya.

Semoga tips tadi bisa membantu menjaga keawetan dan kinerja solar water heater Indonesia. (raw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *