Pengusaha Cilik yang Sukses

Membangun bisnis tidak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa saja, beberapa anak dari luar membuktikan bahwa mereka cukup creative dan berani untuk ikut bersaing dalam dunia bisnis yang keras. Tentu saja dalam memulai bisnis ini, mereka dibantu dan didukung oleh orang tua mereka. Siapa saja mereka? berikut daftar 5 pengusaha cilik  tersebut

Lean Archer

pengusaha cilikLean yang berasala dari Long Island ini memulai bisnis produk perawatan rambut sejak usia 11 tahun. Ide memulai bisnis ini datang ketika dia banyak menerima sanjungan mengenai rambutnya yang terawat. Selama ini dia menggunakan produk perawatan buatan sendiri yang dibuat dari resep keluarga turun menurun. Jadi bisa dibilang bebas bahan kimia karena produk perawatan ini menggunakan bahan-bahan alami.

Berbekal resep keluarga ini, dia mendirikan Archer, Leanna’s Inc. Dia telah membuat 8 produk organic untuk perawatan rambut seperti sampo, krim rambut dan lainnya. Kenapa dia begitu berani untuk membangun bisnis perawatan rambut organic? Karena dia berpikir dia tidak akan kehilangan apa-apa jika dia tidak berhasil, perjalanan hidupnya masih panjang.  Lagipula modal yang dibutuhkan tidak begitu besar.

Robert Nay

Robert pada usia 14 tahun menciptakan permainan Bubble Ball yang telah diunduh lebih dari 2 juta kali. Bahkan game ini berhasi mengalahkan Angry Birds sebagai game yang paling banyak diunduh di Apple App Store.

Nay mulai tertarik membuat game setelah ada temannya yang mengusulkan untuk membuat sebuah pemainan yang bisa digunakan di perangkat Apple. Walaupun tidak memiliki latar belakang pengetahuan tentang ilmu koding, Nay tetap ingin mencoba. Akhirnya Nay pergi ke perpustakaan public untuk mempelajari bagaiman membuat sebuah game. 1 bulanan setelah membaca beberapa buku dan memproduksi lebih dari 4.000 kode program, akhirnya Bubble Ball berhasil dibuat.

Total modal yang dibutuhkan oleh Nay hanyalah US$ 1.200 yang merupakan pemberian orangtuanya. Modal ini digunakan untuk membeli komputer Machintos dan software berlisensi. Perusahaan pembuatan game ini akhirnya dinamai Nay Games dan tahun ini adalah tahuan ke-8nya. Nay Game masih terus mengembangkan Bubble Ball dan proyek lainnya.

Mark Bao

Walaupun usianya baru 18 tahun namuan Mark sudah dinobatkan sebagai entrepreneur dalam bidang teknologi dan philanthropy paling sukses. Mark sudah menjual 3 website dimana 2 di antaranya memberikan keuntungan cukup besar.

Mark pernah membuat web Threewords dimana keseluruhan biaya dikeluarkan sendiri oleh Mark. Web Threewords ini merupakan web media social dimana anggotanya menggambarkan kepribadian temannya dengan 3 kata. Selain Threewords, Mark dengan modal sendiri juga membuat Atomplan, perangkat manajemen bisnis kecil dan Facebook Idol, aplikasi mirip American Idol.

Sekarang dia masih berusaha membangun berbagai perusahaan yang berfokus pada website dan software. Setidaknya untuk tahun ini dia sudah membangun 10 perusahaan kecil.

Lizzie Marie Likness

Ketika orang tua Lizzie menanyakan padanya gimana cara memperoleh uang, Lizzie menjawab bahwa dia akan menjual makanan sehat untuk pasar lokal. Mulailah perencanaan membangu bisnis Lizzie Marie Cuisine.

Lizzie Marie Cuisine mengajarkan anak-anak untuk memasak makanan sehat dan masyarakat gimana cara hidup sehat. Beberapa tahun kemudian, bisnis yang dijalankan Lizzie menjadi terkenal di antara penduduk lokal. Hal ini dikarenakan resepnya yang original. Tidak lama kemudian Lizzie mulai mendapatkan surat undangan untuk tampil bersama koku terkenal dalam acara memasak. Sekarang Lizzie memiliki reality show sendiri yang bernama “Healthy Cooking with Lizzie”.

Farrhad Acidwalla

Farrhad pada umur 13 tahun mulai membangun komunitas online khusus aviasi dan aeromodeling dengan modal US$10 dari orang tuannya. Beberapa kemudia, dia menjual komunitas ini pada seorang penggemar dengan nilai US$1.200.

4 tahun kemudian, Acidwalla menempatkan US$400 pada Rockstad Media, agen bisnis branding, pemasaran dan pengembangan web di Maharashtra, India. Acidwalla memiliki keinginan untuk memperluas skala bisnis dengan memproduksi program hiburan berbahasa Hindia. Perusahaannya saat ini memiliki 42 pegawai yang diberikan keuntungan kepemilikan saham.

Bila dari 5 pengusaha cilik ini bisa dilihat bahwa membangun bisnis tidak hanya sekedar modal, mereka memulainya dengan konsep baru yang bisa menarik minat pasar.

3 comments for “Pengusaha Cilik yang Sukses

  1. Juni 23, 2014 at 12:32 pm

    Hebat anak-anak ini. Di usia yang masih sangat muda sudah bisa membangun bisnis.

    • Heni
      Oktober 1, 2014 at 2:12 pm

      Yap :D

  2. Oktober 24, 2016 at 7:55 am

    Generasi yang bagus masih kecil sudah berfikiran luas. semoga anak-anak Indonesia Membaca dan Menirunya dengan Inovasi yang Lainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *