Penempatan Barang di Lemari Es

Lemari es atau kulkas adalah alat elektronik yang berfungsi untuk memperpanjang umur bahan makanan yang disimpan di dalamnya. Di dalam kulkas, suhunya sangat dingin sehingga membuat bahan makanan lebih bertahan lama dikarenakan proses pembusukannya diperlambat. Selain memperlambat proses kerusakan bahan makanan, kulkas juga menjaga agar khasiat dari bahan makanan tidak berkurang. Jadi tidak heran bila kulkas menjadi salah satu barang elektronik rumah tangga yang paling disukai terutama oleh para Bunda.

Kiat Menyimpan Barang di Lemari Es

Dikarenakan pentingnya kulkas dalam hidup kita (menjaga agar bahan makanan segar dan khasiat tidak berkurang untuk waktu yang lebih lama), kita harus merawatnya dengan baik. Salah satu cara perawatan yang bisa kita lakukan adalah penempatan barang di lemari es. Gimana cara penempatan barang yang rapi, benar dan baik? Berikut kiat – kiatnya:

Kulkas Bukan Museum Barang Kadaluarsa

menyusun lemari esJangan menyimpang barang kadaluarsa. Ingat barang kadaluarsa biarpun disimpan dikulkas tetap tidak akan bisa dimakan. Produsen sudah melakukan memperhitungkan kapan makanan yang diproduksi mereka sudah tidak boleh dimakan. Mending ikuti nasehat mereka karena tidak mungkin mereka sembarang menempelkan tanggal kadaluarsa tanpa adanya penelitian, perhitungan dan pertimbangan khusus. Lagi pula, kita tidak tahu bahaya yang ada dibalik makanan kadaluarsa tersebut.

Selain berbahaya untuk kesehatan kita dan keluarga, makanan kadaluarsa hanya akan memenuhi kulkas. Bahan makanan baru tidak bisa dimasukan karena posisi di dalam kulkas sudah dikuasai barang kadaluarsa. Selain itu, barang kadaluarsa bisa menimbulkan bau tidak enak dan menginfeksi rusaknya bahan makanan lain karena bakteri sudah tumbuh dengan subur. Ingat kulkas hanya memperpanjang umur bahan makanan untuk beberapa hari atau beberapa minggu bukan beberapa bulan atau tahun.

Jangan Serakah Mengisi Lemari Es

Agar silkulasi udara dingin di dalam lemari es atau kulkas bisa mengenai semua barang secara merata, sangat disarankan agar tidak serakah dalam mengisi kulkas. Bila isi kulkas terlalu penuh hingga berdesak – desakan, percaya atau tidak ada beberapa barang yang tidak mendapatkan udara dingin kulkas karena terhalang oleh yang lain. Udara dingin kulkas sangat dibutuhkan untuk membuat barang – barang di dalam kulkas lebih tahan lama. Pastikan kulkas tidak terisi penuh dan masih ada ruang dimana udara bisa mengalir dengan rata.

Untuk mengecek, apakah kita sudah terlalu banyak mengisi kulkas sangat gampang?

  • Kulkas masuh terisi sedikit atau sebelum barang belanjaan dimasukan. Cobalah buka pintu kulkas dan rasakan betapa dinginnya udara yang ada di dalam kulkas.
  • Masukan barang yang memang perlu diletakan ke dalam kulkas. Setelah semua barang dimasukan, tutup kulkas.
  • Biarkan kulkas bekerja selama kurang lebih 15 menit.
  • Setelah 15 menit, bukalah pintu kulkas dan rasakan udara dingin yang keluar dari kulkas. Tentu saja tidak akan sedingin pas kulkas masih terisi sedikit. Nah, bila udara dari kulkas hanya sedikit atau tidak ada lagi rasa dinginnya; berarti kulkas sudah kepenuhan. Saatnya menata ulang isi kulkas dan mengeluarkan barang tidak perlu.

Menyimpan Daging dan Ikan

Untuk daging dan ikan segar, disarankan untuk disimpan ke dalam wadah plastik yang bisa ditutup rapat terlebih dahulu sebelum dimasukan ke bagian freezer kulkas. Wadah plastik yang digunakan harus memiliki tanda “food grade” (gambar gelas dan garpu), “freezer Save” (gambar bunga salju) dan simbol segitiga dengan angka 5 di dalamnya.

Kenapa daging dan ikan segar perlu dimasukan ke dalam wadah plastik tertutup rapat? Ini untuk memastikan bau amisnya tidak akan mempengaruhi bahan makanan lain di dalam lemari es dan penyusunannya bisa lebih rapi karena bisa ditumpuk sesuai ukuran.

Menyimpan Produk Olahan Susu

Produk olahan susu (dairly) yang masih baru bisa disimpan utuh dibagian atas kulkas (di bawah fleezer) atau di rak pintu kulkas agar mudah dilihat. Jika produk susu yang sudah digunakan / dibuka, sangat disarankan untuk menambah pelapis agar tidak tumpah atau menuangkannya ke wadah kaca.

Untuk produk olahan susu seperti keju yang sudah digunakan dan ingin disimpang kembali ke dalam kulkas, bungkus dengan aluminium foil atau plastik. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihannya.

Menyimpan Sayur dan Buah

Untuk sayur, bisa disimpan di rak tarik paling bawah. Namun jangan disatukan dengan buah karena buahkan lebih keras, takutnya merusak sayur. Lalu buahnya diletakan kemana? Buahnya diletakan di rak yang ada diatas rak tarik.

Sebelum dimasukan, sayur dan buah harus dicuci bersih. Setelah dicuci lalu di lap kering. Jangan basah – basah sudah dimasukan ke dalam kulkas.

Menyimpan Hidangan Sisa

Bila ada makanan / hidangan sisa dari santap pagi, siang atau malam dan ingin disimpan ke dalam kulkas; pindahkan makanan tersebut ke wadah plastik dengan tanda food grade, freezer save dan segitiga dengan angka 5 di dalamnya.

Kenapa harus susah- susah memindahkan hidangan sisa? Ini agar lebih rapi, aroma makanan tidak mengontaminasi bahan makan lain, dan hidangan tidak terkontaminasi oleh aroma bahan makanan lain.

Menyimpan Bumbu

Disarankan sebenarnya bumbu – bumbu tidak perlu disimpan ke dalam lemari es bila tidak diperlukan. Bumbu yang memang harus disimpan di kulkas adalah cabe ulek dan bumbu yang cepat rusak lainnya. Pada saat menyimpan bumbu, daripada menggunakan mangko atau piring; gimana kalau memasukannya ke wadah plastik  atau kaca tertutup. Hal ini dilakukan untuk menjaga aromanya dan membuatnya lebih awet untuk waktu yang lebih lama. Penempatannya bisa di rak di bawah freezer atau di rak pintu disesuaikan dengan wadah plastik atau kaca tertutup.

Sampai disini dulu kiat menyimpan dan menyusun barang di dalam lemari es. Sumber kompas dan pengalaman diri sendiri –hm-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *