Merawat Anak Demam

Saat anak demam, bunda perlu melakukan pengecekan suhu tubuh. Ada 3 lokasi pada tubuh anak yang bisa digunakan sebagai titik pengukuran demam. Ketiga lokasi ini memberikan hasil yang akurat karena tidak terpengaruh dengan suhu di luar tubuh manusia. Ketiga lokasi tersebut adalah:

  • Sela Ketiak
  • Mulut
  • Dubur

anak demamDari ketiga lokasi ini, lokasi di sela ketiak dan mulutlah yang paling banyak digunakan karena tidak mengganggu kenyaman anak. Daripada mengukur suhu dengan menempelkan tangan pada dahi, pengukuran dengan termometer pada salah satu dari 3 lokasi tubuh ini memang lebih akurat.

Pada saat pengukuran, termomenter yang disarankan adalah termomenter digital. Bila dirumah Sebelum adanya termometer digital, termometer raksa merupakan alat pengukur panas yang terakurat. Namun termomenter raksa memiliki kekurangan yaitu

  • Mudah pecah karena terbuat dari kaca
  • Bila termomenter pecah, air raksa ditakutkan akan menyentuh kulit dan menyebabkan luka

Sehingga lebih aman dengan termomenter digital karena tidak terbuat dari kaca dan tidak mengandung air raksa.

Tips Merawat Anak Demam

Perlu diingat bahwa demam pada anak terjadi karena tubuh sedang memerangi virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Ketika virus atau bakteri masuk ke dalam tubuh, pertahanan tubuh secara otomatis meningkatkan suhu tubuh karena suhu tinggi dapat menghambat pertumbuhan virus atau bakteri. Jadi apa yang harus dilakukan bunda ketika si buah hati demam? Berikut tips merawat anak demam:

Perbanyak Istirahat

Pastikan anak nyaman dan beristirahat terus, jangar biarkan dia terlalu lama bermain. Tubuhnya sedang memfokuskan diri untuk melawan virus atau bakteri sehingga energi yang masuk ke dalam tubuh akan digunakan untuk tujuan tersebut jadi biarkannya dia beristirahat.

Tidak perlu pakaian dan selimut tebal saat tidur. Gunakan saja baju tidur yang nyaman dan selimut yang tidak begitu tebal. Selimut serta pakaian tebal hanya mempersulit anak untuk istirahat.
Selain pakaian dan selimut, perhatikan juga suhu ruangan. Pastikan suhu ruangan tidak terlalu panas dan terlalu dingin. Dan jangan pernah menyalahkan ac dan kipas angin.

Kompres Dengan Air Hangat

Kompres kening / dahi anak dengan handuk air hangat (Ingat Hangat Bukan Dingin). Air hangat dengan suhu 29-32 derajat Celsius lebih baik daripada air dingin. Hal ini dikarena menyesuaikan dengan sistem tubuh dan merangsang menurunkan suhu tubuh anak lebih cepat agar anak bisa beristirahat dengan nyaman.

Selain kompres dengan handuk air hangat, bunda juga bisa menggunakan kompres lain seperti Fever Patch plester penurun demam dari Rohto yang dapat digunakan dengan cepat dan ringkas tanpa perlu menyediahkan sebaskom air hangat di samping tempat tidur buah hati.

Jangan Langsung Diberi Obat saat Anak Demam

Sekarang memang sudah banyak obat penurun panas, namun tidak disarankan untuk langsung diberikan kepada anak ketika suhu tubuh anak naik. Menurut dr Frieda “Bukan berarti obat penurun panas itu berbahaya, namun obat yang terlalu banyak tidak baik untuk tubuhnya terutama untuk organ ginjal dan liver”.

Perbanyakan Asupanan Nutrisi

Nutrisi yang sedang dibutuhkan adalah nutrisi yang membantu sistem kekebalan tubuh. Banyak makanan dan buah yang bisa digunakan seperti jambu, pepaya, jeruk, bayam, brokoli dan lainnya.

Minum Air Putih

Pada saat suhu tubuh naik, anak akan mudah dehidrasi jadi bunda harus memberikan air putih yang banyak. Selain air putih, bunda juga bisa memberikan jus buah segar tanpa gula dan susu. Setidaknya setengah jam sekali, anak minum segelas air atau jus buah segar.

Saran lainnya buat Bunda adalah Mengenali Demam Pada Anak dulu dan jangan panik saat anak demam. Perasaan galau, cemas dan panik akan mempengaruhi anak jadi tenang. Anak sehat, Bunda senang. Sampai jumpa di artikel ibu anak lainnya.–hm-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *