Memilih Pakaian Hamil Yang Tepat

Pada saat hamil, tubuh calon ibu mengalami perubahan sehingga pakaian atau baju yang dikenakan harus disesuaikan dengan  kondisi tubuh. Bisanya baju yang dibuatk khusus untuk ibu hamil dinamakan baju hamil. Dari dulu, jenis baju untuk ibu hamil adalah long dress atau dress ¾ namun seiring berjalannya waktu; dunia fashion semakin berkembang sehingga bermunculan berbagai jenis baju baru dengan bentuk lain yang tetap mengutamakan kenyaman ibu dan calon bayi. Jadi tidak mungkin banyak ibu hamil yang tetap bisa tampil fashionable. Apalagi sekarang sudah membeli keperluan bayi dan ibu hamil sudah sangat mudah karena hadirnya toko – toko perlengkapan bayi.

Kiat Memilih Baju Hamil

Memilih baju hamil itu gampang dan susah jika kita tahu apa yang harus kita beli. Berikut ini beberapa kiat yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan:

  • Tidak perlu terburu-buru borong baju hamil sebanyak mungkin. Bentuk tubuh dari atas hingga bawah akan semakin berubah seiring bertambahnya usia kandungan. Lebih baik memberi bajunya sekali dalam 2 – 3 bulan. Jumlah yang boleh dibeli tidak ada minimal atau maksimal, namun pastikan pembelian tersebut sesuai dengan kebutuhan.
  • baju hamilUntuk usia kehamilan 1-3 bulan masih bisa menggunakan baju biasa. Pada umur kandungan yang masih muda, baju yang bisa dikenakan masih banyak karena si ibu masih bisa mengenakan baju biasa seperti blouse, kaos and celana karet asalkan baju atau pakaian tersebut tidak menekan bagian perut karena kandungan 1-4 bulan masih lemah. Si ibu harus bisa menjaga kesehatan dirinya sendiri dan bayi di dalam kandungannya – tentu orang di sekitarnya juga harus membantu.
  • Tidak harus pakaian khusus orang hamil. Sekarang sudah banyak model baju yang longgar sehingga bisa dipakai oleh para ibu hamil. Yang pasti, baju yang dipilih tidak boleh menekan perut (longgar), nyaman dipakai dan dapat menjaga suhu tubuh sang ibu. Contoh baju yang bisa dikenakan pada saat hamil adalah kaos, legging, celana santai longgar atau lainnya. Agar tampil lebih modis, si ibu bisa menambahakn outwear seperti jaket, cardigan atau bolero. Selain outwear, bisa juga aksesoris seperti kalung. Contohnya: kaos simple putih, legging hitam, cardigan kuning dengan kalung bunga panjang.
  • Tidak disarankan memilih baju dengan bahan tebal. Pilihlah bahan yang terbuat dari kain katun, shifon, twiscon atau bahan lain yang memang cocok dengan iklim Indonesia. Yang paling dianjurkan adalah katun karena katun dapat menyerap keringat. Bila udara mulai dingin, bisa dikombinasikan dengan cardigan, jaket atau pashmina. Tentu dengan kombinasi tersebut akan membuat si ibu tampil modis, asal kombinasinya betul.
  • Hindari baju hamil dengan potongan bertumpuk pada bagian perut karena potongan bertumpuk akan membuat perut terlihat lebih besar. Lebih baik cari potongan baju jenis empire waist atau baju dengan garis pinggang di bawah payudara. Selain itu long dress dan gaun maksi bisa menjadi pilihan.
  • Baju hamil merupakan bagian dari investasi dimana baju tersebut bisa dikenakan selama 9 bulan dan pada kehamilan berikutnya. Sehingga disarankan memilih baju yang nyaman dan berkualitas agar tahan lama.
  • Selain bagian perut yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil, bagian payudara pun penting. Pada masa kehamilan, payudara akan semakin besar sehingga perlu bra dengan ukuran yang tepat dan nyaman. Pembelian bra bisa disesuaikan dengan ukuran payudara jadi beli ketika bra yang sekarang sudah semakin tidak nyaman dipakai. Untuk mudahnya, ibu bisa membeli bra ibu hamil. Bra yang baik untuk ibu hamil disarankan tidak menggunakan busa pelapis dan kawat.

Semoga artikel ibu anak mengenai baju hamil ini dapat membantu.

“Kenyaman Selama Kehamilan itu Penting sehingga pilihlah baju hamil yang tepat” –hm-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *