Kondisi Warnet Kendal

Kedal merupakan nama Kabupaten yang masuk dalam wilayah Metropolitan Kedungsapur. Kedungsapur merupakan metropolitan terbesar nomor 4 setelah Jabodetabek, Gerbangkertosisila dan Bandung Raya. Kabupaten ini merupakan tetangga dari kabupaten Semarang. Kendal dikenal dengan nama kota Satri dikarenakan di sini terdapat ribuan Pon Pes (Pondok Pesantren).

warnet internetPenyediaan jaringan internet Kendal saat ini dilaksanakan oleh PT Telkom Kabupaten Kendal. Layanan internet saat ini lebih banyak digunakan oleh warnet dibandingkan penggunaan pribadi (rumah). Hal ini memang agak berbeda jika dibandingkan penggunaan internet di kota – kota besar seperti Jakarta, Jogja dan lainnya dimana layanan internet sudah digunakan secara pribadi di rumah masing-masing.

Minimnya layanan internet dan belum begitu besarnya awareness penduduk Kendal akan internet membuatnya kurang diminati. Walaupun begitu, peningkatan akan penggunaan internet terjadi walau lambat. Berdasarkan data pemerintahan kabupaten Kendal pada pertengahan tahun 2010, setidaknya terdapat 12 penyediaan jaringan internet yang telah di buat oleh PT Telkom Kabupaten. Meningkatnya penyediaan ini menunjukan bahwa minat masyarakat akan internet semakin meningkat terutama dalam bisnis Warnet.

Pada data dari tahun yang sama, tercatat kabupaten Kendal sudah memiliki 132 warnet. Dari 132 warnet, hanya 60 warnet yang dilabel oleh pemerintahan kabupaten Kendal sebagai “Warnet Sehat”.  Sisanya, 72 Warnet masih masuk kategori “Warnet dalam Pengawasan”. Apa sih kriteria warnet bisa dianggap sebagai warnet Sehat untuk Kabupaten Kendal:

  • OS (Operating System) yang digunakan adalah OS yang legal. Atau warnet tersebut menggunakan OS terbuka alias software yang berlisensi
  • Warnet memiliki surat perijinan yang lengkap seperti Ijin Usaha Telekomunikasi
  • Bilik harus semi terbuka dan tanpa pintu
  • Dinding sekat antara bilik memiliki batas tinggi 120cm
  • Instalansi listrik memenuhi standar yang sudah ditentukan

Beberapa hal lain yang juga perlu diperhatikan:

  • Fasilitas pendukung yang lengkap dan memadai
  • Memiliki koneksi internet yang lancar dan stabil
  • Melarang pengunjung yang berseragam sekolah selama jam-jam sekolah, kecuali memang didampingi oleh guru
  • Lakukan filter agar anak-anak dibawah umur tidak bisa membuka situs pornografi

Warnet yang sudah dilabel sebagai “Warnet Sehat” tentu tidak boleh lengah, mereka harus tetap mempertahankan kualitasnya dan dapat Mengatasi Penyalahgunaan Warnet agar tetap menyandang label “Warnet Sehat”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *