Dampak Positif dan Negatif Tempat Wisata Bagi Warga Sekitar

Semakin tingginya aktivitas seseorang yang membutuhkan pikiran dan tenaga, membuat kegiatan berwisata menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Jadi, wajar saja kalau setiap weekend jalanan menuju tempat wisata seringkali terlihat ramai dan bisa terjadi kemacetan panjang. Tidak hanya itu saja, beberapa hotel yang terdapat di daerah tujuan wisata juga sering dipenuhi oleh wisatawan, misalnya saja seperti Surabaya hotel dan hotel lainnya.

Sebuah daerah yang menjadi daerah wisata, pastinya memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Namun ternyata, tidak hanya dampak positif saja loh, tetapi juga memiliki dampak negatif. Berikut ini dampak positif dan negatif tempat wisata bagi warga sekitar:

Positif

perjalananAda beberapa daerah wisata yang tidak menyediakan hotel untuk tempat menginap semua wisatawan yang datang. Tapi, bukan berarti wisatawan tidak diijinkan menginap, karena penginapan yang tersedia di sana akan dikelola langsung oleh masyarakat sekitar. Umumnya, penginapan seperti ini akan berbentuk home stay atau losmen kecil. Jadi, secara tidak langsung masyarakan akan mendapat keuntungan dari penginapan ini. Selain itu, masyarakat sekitar juga dapat menjual berbagai souvenir atau oleh-oleh berupa makanan khas daerah setempat pada wisatawan. Jadi, lokasi wisata ini memberikan keuntungan berupa pendapatan lebih kepada masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Negatif

padatTidak semua masyarakat merasakan dampak positif adanya lokasi wisata, tapi  hampir semua masyarakat bisa merasa dampak negatifnya, khususnya di saat libur panjang tiba. Misalnya saja, jalanan yang menjadi lebih padat, atau bahkan bisa terjadi kemacetan panjang dan cukup parah. Selain itu, karena akan ada banyak wisatawan yang datang maka suasana akan menjadi lebih ramai daripada biasanya. Bagi orang yang senang tinggal di suasana yang tenang, situasi ini akan menjadi sebuah gangguan. Dampak negatif dari keberadaan lokasi wisata tidak hanya berhenti di sini, karena ada masalah lain yang mulai muncul ketika musim liburan berakhir, yaitu masalah sampah. Hal ini disebabkan karena masih banyak dari wisatawan yang belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan, sehingga masih membuang sampah di sembarang tempat saat sedang berwisata.

Jadi, mana yang lebih baik, tinggal di lokasi wisata atau tidak? (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *