Cara Menurunkan Berat Badan ala Jepang

cara menurunkan berat badan ala jepangSetelah membahas cara mendapatkan badan langsing ala Seo In-Young, saatnya membahas cara diet lain yang tidak kalah sehatnya, Salah satu cara menurunkann berat badan dengan sehat yang bisa dilakukan adalah mengikuti gaya diet tradisional ala jepang. Diet tradisional ala Jepang sudah terkenal sebagai salah satu gaya makan tersehat di dunia. Kebanyakan makanan dalam program diet tradisional ala Jepang ini adalah saturan, tahu dan ikan. Tentu saja seperti negara asia lainnya, nasi merupakan makanan utama. Walaupun nasi merupakan makanan utama, porsi nasi yang dihidangkan sedikit (biasanya hanya semangku kecil nasi). Dengan porsi nasi yang sedikit, orang – orang Jepang berhasil mempertahankan tubuh mereka yang langsing. Tapi ini bukan satu-satunya rahasia.

Rahasia Cara Menurunkan Berat Badan Ala Jepang

Selain porsi nasi putih yang sedikit, orang – orang Jepang masih memiliki rahasia lain untuk cara menurunkan berat badan dengan sehat atau menjaga porsi tubuh mereka. Berikut ini beberapa rahasianya:

Cara Memasak

Metode memasak Jepang pada umumnya menggunakan air, bukan minyak. Bahkan beberapa jenis makan malah disajikan dalam bentuk mentah. Hal ini tentu sangat berbeda dengan cara memasak dari negera Cina di mana kebanyakan makanan Cina harus mengalami proses mengoreng / menumis dalam minyak bersuhu tinggi. Di Jepang, cara memasak yang mendominasi adalah metah, rebus dan panggang. Teknik mengoreng dengan jumlah minyak yang banyak sangat jarang digunakan. Bahkan untuk mengoreng telur, minyak yang digunakan sangat sedikit sehingga kebanyakan makanan Jepang itu sehat.

Sup dan Acar

sarapan jepang

Hidangakan perlengkap yang selalu menjadi perlengkap adalah Sup dan Acar. Jenis sup yang paling banyak digunakan adalah sup miso. Sup miso memiliki manfaat seperti menurunkan kolesterol, sumber antioksidan dan meningkatkan sistem pencernaan. Jepang memiliki setidaknya ada 15 jenis acar. Acar yang paling banyak dikonsumsi orang – orang di Jepang adalah acar takuan yang terbuat dari daikon atau lobak Jepang dan acar timun Jepang. Acar selain sebagai sumber serat juga mengandung vitamin C yang membantu menjaga kesehatan tubuh.

Varian Makanan

Salah satu keyakinan orang Jepang yang ikut berkontribusi dalam cara menurunkan berat badan tradisional ini adalah keyakinan bahwa memakan berbagai makanan dengan warna yang berbeda setiap harinya akan lebih sehat. Sehingga tidak heran bila ibu rumah tangga di Jepang sangat rajin dalam membuat banyak varian makanan untuk sekali makan. Bahkan untuk Bento saja, mereka membuat dan menyusunnya dengan makanan yang berwarna warni. Makanan yang tersusun dari berbagai warna tentu sangat menarik dan menaikan nafsu makan. Selain itu setiap dengan mempersiapkan makanan dengan menggunakan berbagai bahan yang memiliki warna yang berbeda, tidak langsung ternyata kita memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral untuk tubuh kita. Bahan makanan dengan warna yang berbeda memiliki kandungan vitamin dan mineral yang berbeda-beda. Lobak putih mengandung vitamin dan mineral yang agak berbeda dengan tomat merah, sayur hijau atau worter (jingga).

Daging Merah

Porsi makan daging lebih dikit daripada porsi sayur dan buah. Orang Jepang daripada banyak mengkonsumsi daging merah, mereka lebih banyak mengkonsumsi seafood dalam keadaan metah, direbus atau dipanggang. Bahkan untuk sarapan tradisional Jepang, menu yang dihidangkan adalah nasi dalam mangkuk kecil, semangku sup miso, acar lobak Jepang dan ikan (dibakar atau direbus). Menu tambahan lainnya biasanya adalah tahu, rumout laut, natto, tamagoyaki (kalau bukan telur dadar Jepang maka yang dihidangkan adalah telur rebus / telur mentah) dan fish cake. Jadi boleh dibilang komsumsi daging merah harus diminimalis.

Cara menurunkan berat badan ala Jepang, sudah terbukti karena diterapkan langsung orang – orang Jepang. Siapa yang mau coba? –hm-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *