Bolehkah Penderita Kolesterol Mengonsumsi Telur?

“Awas, telur bisa menyebabkan penyakit jantung koroner”. Pasti banyak dari Anda yang berpikir begitu, sehingga memilih untuk menghindari telur khususnya untuk Anda yang sedang mengalami masalah kolesterol tinggi. Anda akan lebih memilih untuk mengonsumsi makanan lain yang terbukti aman dan rendah kolesterol sebagai salah satu cara menurunkan kolesterol tinggi. Karenanya, Anda harus tahu tips memilih makanan rendah kalori.

TelurBagi Anda yang tidak begitu menyukai telur, mungkin hal ini bukan masalah. Akan tetapi, bagi Anda pecinta telur pasti merasa sangat sedih dengan kenyataan bahwa Anda tidak bisa lagi mengonsumsi makanan favorit Anda. Apalagi banyak orang yang bilang bahwa penderita kolesterol tinggi tidak boleh mengonsumsi telur karena kuning telur termasuk makanan tinggi kolesterol.

Namun, apakah benar penderita kolesterol sama sekali tidak boleh mengonsumsi telur?

Berdasarkan tulisan Dr. Alvin Nursalim dalam situs klikdokter, penderita kolesterol tinggi masih diijinkan untuk mengonsumsi telur selama masih dalam batas yang wajar dan mengikuti beberapa aturan berikut:

  • Utamakan konsumsi makanan yang diolah menggunakan putih telur dibandingkan dengan kuning telur. Sebab putih telur mengandung protein yang bermanfaat untuk penyembuhan luka, sementara kuning telur mengandung lemak, vitamin dan asam folat. Kandungan lemak pada kuning telurlah yang membuatnya kurang baik jika dikonsumsi secara berlebihan.
  • Disarankan agar penderita kolesterol hanya mengonsumsi maksimal 1 butir telur per harinya.
  • Hindari mengolah telur dengan cara digoreng karena makanan yang diolah dengan cara digoreng dapat meningkatkan kolesterol dalam darah.
  • Perhatikan makanan lain yang disajikan bersama dengan telur. Sebaiknya sajikan telur dengan berbagai jenis makanan yang rendah kolesterol sehingga tidak akan menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam darah.

Telur merupakan makanan yang mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun memang bisa berdampak buruk jika dikonsumsi berlebihan, bahkan pada Anda yang tidak mengalami masalah kolesterol sekalipun. Misalnya saja seperti masalah kelebihan protein. Selain itu, mengonsumsi telur dalam kondisi setengah matang sebenarnya juga tidak disarankan karena dapat menyebabkan Anda tertular penyakit yang ditularkan melalui makanan. Itulah sebabnya, sangat disarankan jika Anda memasak telur hingga benar-benar matang.

Jika Anda masih ragu untuk mengonsumsi telur, Anda bisa mengonsultasikannya pada dokter yang menangani penyakit Anda. Selain itu, hentikan konsumsi telur jika Anda merasa adanya masalah kesehatan atau peningkatan drastis pada kadar kolesterol setelah mengonsumsi telur. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *