Atasi Stres Saat Mengurus Si Kecil dengan Cara Ini

ibu menyusui stress

image source: inspiring mama

Saat periode menyusui, meminum susu ibu menyusui merupakan satu keharusan untuk membantu melancarkan ASI dan memastikan ASI kita berlimpah untuk si kecil. Tidak hanya itu, kita pun harus siap secara fisik dan mental karena periode ini membutuhkan kerja keras kita untuk menjaga dan memastikan bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Akan tetapi, karena hal itu pula, Ibu seringkali merasa stres karena banyak hal. Rasa stres ini biasanya disertai juga dengan sakit dan juga nyeri pada bagian kepala. Begini caranya mengatasi sakit kepala saat sedang mengurus si kecil:

  • Banyak meminum air putih. Sakit kepala bisa timbul saat tubuh kita kekurangan cairan alias dehidrasi. Air adalah komponen terpenting dari tubuh sehingga asupannya harus terus dijaga. Agar terhindar dari sakita kepala, biasakan meminum air sebanyak 8 gelas perhari.
  • Mengatur jam tidur. Terbangun di tengah malam untuk memberi susu atau mengganti popok memang menjadi warna kehidupan setelah si jabang bayi lahir. Tentunya, jam tidur kita pun menjadi tidak beraturan dan siklus menjadi kacau. Nah, untuk menyiasatinya, silakan membagi waktu berjaga bersama sang suami. Dan manfaatkan juga waktu tidur siang untuk mengganti jam tidur kita yang terpakai.
  • Memakan kentang. Kentang mengandung elektrolit berupa kalium yang bermanfaat untuk perkembangan tubuh. Sakit kepala tidak hanya disebabkan oleh cairan tubuh yang hilang melainkan juga ketika zat-zat penting dalam tubuh tidak terpenuhi.
  • Jaga pikiran agar tidak stress. Kondisi emosional seorang ibu yang baru melahirkan masih belum stabil sehingga terkadang, panik dan cemas masih sering menghampiri kita. Lakukan relaksasi agar pikiran kita tidak ruwet dan urat-urat saraf tidak tegang.
  • Mengompres kening dengan es batu. Saat sakit kepala kita sudah menjadi-jadi, rasa mual dan tidak nyaman tentunya akan menghampiri kita. Alih-alih memijit kepala dengan tangan—yang sesungguhnya justru menambah rasa sakit di kepala, kompreslah kening kita dengan es batu. Es ini akan membantu mengurangi rasa sakit dengan melemaskan urat-urat saraf yang mengencang.

Ada banyak hal yang bisa membuat munculnya stres saat merawat si kecil. Salah satunya ketika ASI yang keluar tidak banyak sementara bayi sering menangis namun belum bisa diberikan makanan pendamping apa-apa selain ASI. Padahal stres terkadang justru bisa menjadi penyebab ASI sulit keluar, loh. Dan sebenarnya Ibu tidak perlu panik saat bayi menangis dan ASI tidak keluar, sebab bayi menangis tidak selalu karena lapar.

Semoga hal-hal di atas bisa membantu Ibu mengurangi rasa stres saat mengurusi si kecil, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *