Ada Berapa Jenis Aki Motor?

aki motorAkumulator atau Aki merupakan salah satu komponen penting dalam mesin motor. Tanpa adanya aki motor, motor tidak bisa bergerak karena fungsi aki adalah media untuk menyimpan energi. Dimana energi yang tersimpan akan digunakan untuk menggerakkkan motor. Pada awalnya, jenis aki motor yang dikenal luas oleh masyarakat adalah aki basah. Namun seiring perkembangakn teknologi sekarang sudah ada 2 jenis aki motor baru yaitu aki hybird dan kering.

3 Jenis Aki Motor

Aki Motor Basah

Ciri aki basah yang paling menonjol adalah terdapat lubang-lubang untuk pengisian cairan elektrolik atau air aki. Harganya yang murah membuat dia populer di kalangan pengguna sepeda motor. Namun kelemahan dari aki basah adalah penguapan yang cepat sehingga perlu adanya perawatan ekstra untuk secara rutin mengecek ketinggian permukaan air aki. Dan kondisi air aki di bawah garis dan cara yang salah dalam penuangan dapat merusak aki.

Aki Motor Hybird

Jenis aki hybrid sebenarnya mirip dengan aki basah. Yang membedakannya adalah lapisan anti penguapan. Dengan adanya lapisan anti penguapan yang lebih baik membuat proses penguapan menjadi lebih lambat jika dibandingkan aki basah sehingga tidak perlu melakukan pengecekan tertalu sering. Singkat kata, aki hybrid performanya lebih baik dari aki basah. Soal harga tentu di atas aki basah.

Aki Motor Kering

Ciri kas pada aki kering adalah tidak adanya lubang untuk pengisian air. Tidak perlu diisi air aki lagi? Tetap perlu, cuma air aki pada aki kering ini telah diganti menjadi gel. Gel merupakan benda yang lumayan padat dibandingkan cairan sehingga banyak orang menyebutnya sebagi aki kering,

Perawatan aki kering ini tentu lebih mudah dibandingkan dengan aki basah dan hybird. Bahkan beberapa orang menyebutkan bahwa aki ini tidak perlu perawatan sama sekali. Hal ini dikarenakan tingkat penguapannya yang sangat rendah. Namun kekurangan dari aki ini adalah harganya yang relatif mahal jika dibandingkan dengan aki basah dan hybird.

Jadi dalam memilih sebuah aki motor, yang mana lebih baik? Sebenarnya semua sama. Untuk memilih yang tepat hal ini kembali lagi pada diri Anda. Tanyakan pada diri Anda, apakah ingin melakukan perawatan rutin denga harga awal murah? Atau tidak perlu perawatan namun harga awal pembelian mahal?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *